Andai kita mau meluangkan sedikit waktu untuk berfikir tentang kehidupan ini atau paling tidak berfikir tentang masalah-masalah sederhana yang kita hadapi, mungkin takkan pernah ada cukup waktu untuk kita menemukan titik temu.
Sisi-sisi kehidupan sesungguhnya layaknya lingkaran. Dari sisi manapun kau melihat, kau tetap dapat menjangkau titik pusat dengan bentuk pandangan yang sama dengan sisi lain. Sesuatu yang dinilai salah, dapat menjadi benar andaikata kau melihat dari sisi yang lain. Juga sebaliknya. Sesuatu yang mungkin kita fikir salah, dapat menjadi suatu kebenaran jika dilihat dari sudut pandang yang lain.
Memang rasanya terlalu menjelimet, tapi kalau difikir-fikir sepertinya sangat tidak adil jika kita melihat sesuatu hanya dari satu sisi. Seperti saat kita menghakimi seseorang hanya karena menurut kita ia salah. Berfikir dan berimajinasilah andai kita jadi dia. Mungkin saja kita akan melakukan hal yang sama atau mungkin lebih parah.
Kita tak pernah tau atau lebih tepatnya tak pernah mau tau alasan dari tiap tindakan yang dilakukan seseorang. Padahal yang semestinya kita lihat adalah alasan, bukan tindakan. Karena tindakan hanya bentuk ekspresi seseorang. Dan tentunya, setiap orang memiliki wujud berekspresi yang beda-beda.
Berfikirlah kehidupan ini layaknya kubus yang memiliki banyak sisi dan bidang, bukan seperti persegi yang hanya memiliki empat sisi dan satu bidang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar