Seharusnya aku lebih peka. Tentang dia. Tentang segala hal di dirinya. Dia yang realistis, yang lebih menyenangi hal-hal nyata dibanding sesuatu yang bermakna...
Seharusnya aku lebih peka. Tak menilai segalanya hanya dari sudut pandang ku saja. Mungkin sesuatu itu ku suka, namun bukan berarti ia merasa demikian juga...
Seharusnya aku lebih peka. Agar sesuatu itu tak menjadi sia-sia. Agar dapat ku lihat senyum bahagia di wajahnya ketika ku berikan benda itu padanya. Bukan sekadar seulas senyum dan tatapan sederhana...
Namun terimakasih. Karna kau telah mengingatkan ku,
untuk lebih peka tentangmu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar